Contoh Penggunaan Synthetica Look and Feel Java Netbeans

Synthetica Look and Feel - adalah look and feel untuk java swing dan didasarkan pada Synth yang merupakan bagian dari Java Platform versi 1.5. Synthetica memberikan banyak tampilan yang berbeda melalui themes untuk komponen java swing. Selain itu synthetica LaF memungkinkan Anda untuk memodifikasi themes yang ada dan untuk membuat tampilan anda sendiri dengan mengedit file konfigurasi berbasis XML - kalian tidak perlu menulis kompleks Java-GUI-Code.

Baca juga : Tutorial cara merubah look and feel pada java

Synthetica merupakan salah satu look and feel commercial terbaik, walapun synthetica merupakan look and feel commercial atau berbayar, synthetica juga menyediakan synthetica standard look and feel yang dapat kalian gunakan secara gratis (gratis untuk aplikasi non commercial).

Silahkan download Synthetica Look and Feel (commercial)

Setelah kalian dowload synthetica, kalian dapat menggunakan menggunakan themes yang berbeda. Cara penggunaan synthetica themes harus disertai dengan library synthetica look and feel.

Synthetica themes

Bagaimana cara menggunakan synthetica look and feel pada java netbeans

untuk implementasi synthetica look and feel pada aplikasi java kalian dapat membuat sebuah tampilan java GUI. Contoh penggunaan synthetica look and feel kali ini saya menggunakan form login.
Silahkan baca : Tutorial Membuat Form Login dengan Bahasa Pemrograman Java

Pada class java FormLogin cari method main ubah FormLogin form = new FormLogin(); menjadi seperti berikut :

        try {
            UIManager.setLookAndFeel(new SyntheticaBlueMoonLookAndFeel());
            FormLogin form = new FormLogin();
        } catch (UnsupportedLookAndFeelException | ParseException ex) {
            ex.printStackTrace();
        }

Catatan :
* Pada contoh diatas saya menggunakan Synthetica BlueMoon Look and Feel.

Output dari penggunaan synthetica bluemoon look and feel

syntetica blackeye look and feel

Bandingkan antara sebelum menggunakan synthetica look and feel dan sesudah menggunakannya.

Kalian dapat download synthetica commercial dan semua synthetica themes secara gratis.

Free Download Synthetica Full Version + All Themes

Sekian Contoh Penggunaan Synthetica Look and Feel Java Netbeans. Silahkan tinggalkan komentar.


Copyrighted.com Registered & Protected 
E1MO-XXNE-73UA-TJHZ

Tutorial Cara Merubah Look and Feel Java

Look and Feel adalah theme yang digunakan java untuk tampilan aplikasi java desktop. Look and feel juga merupakan salah saru cara membuat program java agar terlihat profesional dan menarik.
Secara default, netbeans menyediakan 5 macam look and feel

Berikut look and feel yang disediakan oleh java netbeans :
  • Windows Look and Feel
  • Windows Classic Look and Feel
  • Nimbuz Look and Feel
  • Motif Look and Feel
  • Synth Look and Feel
Selain look and feel yang diatas, kalian dapat menggunakan library look and feel yang lainnya baik itu yang berbayar maupun gratis.

Berikut beberapa look and feel terbaik versi community-java.com :

Look and Feel Commercial / Berbayar

Baca Juga : Contoh Penggunaan Synthetica Look and Feel

Look and Feel Java Gratis

  • JTatto
  • JTatto adalah skinnable dan terdiri dari beberapa look and feel, pengguna dapat menyesuaikan tampilan dengan milih skema warna berbeda yang tersedia.
    Quaqua Look and Feel

Bagaimana Cara Merubah Look and Feel

Cara merubah look and feel pada java netbeans sangat mudah, tambahkan source code dibawah ini pada method main java class.

        try {
            UIManager.setLookAndFeel(new WindowsLookAndFeel());
            FormLogin form = new FormLogin();
        } catch (UnsupportedLookAndFeelException ex) {
            ex.printStackTrace();
        }

Keterangan :
Source code diatas menggunakan WindowsLookAndFeel dan FormLogin merupakan java class yang kita ubah look and feel-nya.

Contoh Cara Merubah Look and Feel

Untuk contoh tampilan program java silahkan kunjungi cara membuat form login. kemudian pada ubahlah method main  dengan source code berikut :

    public static void main(String[] args) {
        try {
            UIManager.setLookAndFeel(new WindowsLookAndFeel());
            FormLogin form = new FormLogin();
        } catch (UnsupportedLookAndFeelException ex) {
            ex.printStackTrace();
        }
    }

Catatan :
Setelah aplikasi java di build sertakan library look and feel pada folder lib, agar look and feel dapat diterapkan pada aplikasi java kalian. Jika kalian tidak melakukan hal tersebut, look and feel pada aplikasi java akan menggunakan theme bawaan (default) dari sistem.

Sekial tutorial cara merubah look and feel pada java programming. Silahkan tinggalkan komentar.

Belajar Database PostgreSQL - Contoh Penggunaan Join

Klausa JOIN digunakan untuk menggabungkan dari dua atau lebih tabel dalam database. JOIN adalah sarana untuk menggabungkan field dari dua tabel.

Berikut tipe join pada postgresql:
  • Inner Join
  • Left Join
  • Right Join
  • Cross Join
  • Full Join
Untuk contoh penggunaan join, buatlah 2(dua) buah tabel sebagai berikut :
  1. Tabel Employees
  2. tabel employees

  3. Tabel Departement
  4. tabel departement

Inner Join

Inner Join juga dikenal sebagai join atau join yang sederhana. Inner join adalah jenis yang paling umum digunakan.
inner join

Sintaks :
SELECT table1.columns, table2.columns
FROM table1
INNER JOIN table2
ON table1.common_filed = table2.common_field;

Contoh Penggunaan Inner Join

Eksekusi query berikut :
SELECT EMPLOYEES.ID, EMPLOYEES.NAME, DEPARTMENT.DEPT
FROM EMPLOYEES
INNER JOIN DEPARTMENT
ON EMPLOYEES.ID = DEPARTMENT.ID;
Hasil inner join dari tabel Employees dan Departement :

hasil inner join

Left Join

Left Join mengembalikan semua baris dari tabel kiri(tabel 1) dan hanya baris dari tabel lain dimana join dalam kondisi terpenuhi. Left join berlawanan mutlak dengan right join.

left join

Sintaks :
SELECT table1.columns, table2.columns
FROM table1
LEFT JOIN table2
ON table1.common_filed = table2.common_field;

Contoh Penggunaan Left Join

Eksekusi query berikut :
SELECT EMPLOYEES.ID, EMPLOYEES.NAME, DEPARTMENT.DEPT
FROM EMPLOYEES
LEFT JOIN DEPARTMENT
ON EMPLOYEES.ID = DEPARTMENT.ID;
Hasil Left join dari tabel Employees dan Departement :

left join

Baca juga : Contoh Penggunaan Order BY pada PostgreSQL

Right Join

Right join mengembalikan semua baris dari tabel kanan(tabel 2) dan hanya baris dari tabel lain dimana join dalam kondisi terpenuhi. Right join berlawanan mutlak dengan left join.

right join

Sintaks :
SELECT table1.columns, table2.columns
FROM table1
RIGHT JOIN table2
ON table1.common_filed = table2.common_field;

Contoh Penggunaan Right Join

Eksekusi query berikut :
SELECT EMPLOYEES.ID, EMPLOYEES.NAME, DEPARTMENT.DEPT
FROM EMPLOYEES
RIGHT JOIN DEPARTMENT
ON EMPLOYEES.ID = DEPARTMENT.ID;
Hasil right join dari tabel Employees dan Departement :

right join

Cross Join

Cross join mencocokan setiap baris dari tabel pertama dengan setiap baris dari tabel kedua. Jika table1 memiliki "x" kolom dan table2 memiliki "y" kolom maka tabel yang dihasilkan akan memiliki (x + y) kolom.

cross join

Sintaks :
SELECT columns
FROM table1
CROSS JOIN table2;
Contoh Penggunaan Cross Join

Eksekusi query berikut :
SELECT NAME, DEPT
FROM EMPLOYEES
CROSS JOIN DEPARTMENT;
Hasil cross join dari tabel Employees dan Departement :

cross join

Full Join

Full join mengembalikan semua baris tabel kiri(tabel 1) dan tabel kanan(tabel 2). Full join akan memberikan nilai NULL pada field yang kondisi join tidak sesuai.

Sintaks :
SELECT table1.columns, table2.columns
FROM table1
FULL JOIN table2
ON table1.common_filed = table2.common_field;
Contoh Penggunaan Full Join

Eksekusi query berikut :
SELECT EMPLOYEES.ID, EMPLOYEES.NAME, DEPARTMENT.DEPT
FROM EMPLOYEES
FULL JOIN DEPARTMENT
ON EMPLOYEES.ID = DEPARTMENT.ID;
Hasil full join dari tabel Employees dan Departement :


full join

Silahkan Download Ebook Gratis Untuk Design Database PostgreSQL

Sekian tutorial dan contoh penggunaan join pada postgresql. Silahkan tinggalkan komentar.

Belajar Database PostgreSQL - Contoh Penggunaan Group By


PostgreSQL

Klausa GROUP BY digunakan untuk melakukan pengelompokan baris dalam tabel yang memiliki data yang identik. Hal ini digunakan dengan pernyataan SELECT. Klausa GROUP BY juga dapat digunakan untuk mengurangi redundansi dalam output.

Syntax :
SELECT column-list
FROM nama_tabel
GROUP BY column1, column2....columnN

Penggunaan GROUP BY dengan WHERE
SELECT column-list
FROM nama_tabel
WHERE [conditions ]
GROUP BY column1, column2....columnN

Penggunaan GROUP BY dengan ORDER BY
SELECT column-list
FROM nama_tabel
GROUP BY column1, column2....columnN
ORDER BY column1, column2....columnN

Penggunaan GROUP BY dengan WHERE dan ORDER BY
SELECT column-list
FROM nama_tabel
WHERE [conditions ]
GROUP BY column1, column2....columnN
ORDER BY column1, column2....columnN

Perhatikan contoh berikut :
Sebuah tabel company memiliki data sebagai berikut :
SELECT * FROM company
 id |  nama | usia| gaji 
----+-------+-----+------
  1 | Kim   |  22 | 45000
  2 | Teddy |  23 | 20000
  3 | Jimmy |  24 | 10000
  4 | Paul  |  24 | 20000
  5 | Mark  |  25 | 65000
  6 | Allen |  25 | 15000
  7 | David |  27 | 85000
  8 | Paul  |  32 | 21000
  9 | Jammy |  44 | 5000
 10 | James |  45 | 5000

Eksekusi query berikut untuk melihat redudansi :
SELECT nama, SUM(gaji)
FROM company
GROUP BY nama;
  nama |  sum 
-------+-------
 Kim   |  45000
 Teddy |  20000
 Jimmy |  10000
 Paul  |  41000
 Mark  |  65000
 Allen |  15000
 David |  85000
 Jammy |  5000
 James |  5000

Catatan :
Dalam contoh penggunaan GROUP BY di atas kalian dapat melihat bahwa duplikasi nama digabung ketika kita menggunakan GROUP BY nama. Ini menunjukan bahwa GROUP BY mengurangi redundansi.

Baca Juga : Belajar Klausa WITH di PostgreSQL

Contoh penggunaan GROUP BY dengan WHERE
SELECT nama, SUM(gaji)
FROM company
WHERE gaji > 10000 GROUP BY nama;
  nama |  sum 
-------+-------
 Kim   |  45000
 Teddy |  20000
 Paul  |  41000
 Mark  |  65000
 Allen |  15000
 David |  85000


Contoh penggunaan GROUP BY dengan WHERE dan ORDER BY
SELECT nama, SUM(gaji)
FROM company
WHERE gaji > 10000
GROUP BY nama
ORDER BY nama;
  nama |  sum 
-------+-------
 Allen |  15000
 David |  85000
 Kim   |  45000
 Mark  |  65000
 Paul  |  41000
 Teddy |  20000

Sekian contoh penggunaan GROUP BY pada PostgreSQL. Silahkan tinggalkan komentar.

Belajar Database PostgreSQL - Contoh Penggunaan Order By

Penggunaan Order By PostgreSQL


ORDER BY digunakan untuk mengurutkan data di menaik atau menurun, berdasarkan satu atau lebih kolom.
Sintaks dasar ORDER BY adalah sebagai berikut :
SELECT column-list
FROM nama_tabel
[WHERE kondisi]
[ORDER BY column1, column2, .. columnN] [ASC | DESC];
Kalian dapat menggunakan lebih dari satu kolom pada penggunaan ORDER BY. Pastikan kolom apa pun yang kalian gunakan untuk mengurutkan, kolom yang harus tersedia dalam column-list.

Baca Juga : Belajar Klausa WITH di PostgreSQL

Contoh Penggunaan ORDER BY :

Berikut ini adalah contoh penggunaan ORDER BY untuk mengurutkan data berdasarkan usia.

SELECT * FROM company ORDER BY usia ASC

 id |  nama | usia| gaji 
----+-------+-----+------
  6 | Kim   |  22 | 45000
  3 | Teddy |  23 | 20000
  7 | Jimmy |  24 | 10000
  8 | Paul  |  24 | 20000
  4 | Mark  |  25 | 65000
  2 | Allen |  25 | 15000
  5 | David |  27 | 85000
  1 | Paul  |  32 | 21000
  9 | Jammy |  44 | 5000
 10 | James |  45 | 5000

Berikut ini adalah contoh penggunaan ORDER BY untuk mengurutkan data berdasarkan nama dan gaji.

SELECT * FROM company ORDER BY nama, gaji ASC

 id |  nama | usia| gaji 
----+-------+-----+------
  2 | Allen |  25 | 15000
  5 | David |  27 | 85000
 10 | James |  45 | 5000
  9 | Jammy |  44 | 5000
  7 | Jimmy |  24 | 10000
  6 | Kim   |  22 | 45000
  4 | Mark  |  25 | 65000
  1 | Paul  |  32 | 21000
  8 | Paul  |  24 | 20000
  3 | Teddy |  23 | 20000

Berikut ini adalah contoh penggunaan ORDER BY untuk mengurutkan data berdasarkan nama yang memiliki gaji diatas 12000.

SELECT * FROM company WHERE gaji > 12000 ORDER BY nama DESC

 id |  nama | usia| gaji 
----+-------+-----+------
  3 | Teddy |  23 | 20000
  8 | Paul  |  24 | 20000
  1 | Paul  |  32 | 21000
  4 | Mark  |  25 | 65000
  6 | Kim   |  22 | 45000
  5 | David |  27 | 85000
  2 | Allen |  25 | 15000

Sekian contoh penggunaan ORDER BY pada PostgreSQL. Silahkan tinggalkan komentar.

Contoh Program Perulangan Dalam Java

Tags
Perulangan atau  loop adalah suatu proses yang berulang-ulang sampai batas yang ditentukan atau selama kondisi tersebut masih terpenuhi. Pada bahasa pemrograman java ada 3 macam perulangan, dengan menggunakan for, while dan do while.

Perulangan for

Syntax
for(initialization;condition;incr/decr){  
    // code yang akan dieksekusi 
}
flowchart for looping
Contoh Perulangan For


public class ContohFor {  
   public static void main(String[] akira) {  
      for(int x = 1; x < 20; x++){  
          System.out.println(x);  
      }  
   }  
}  

Java For-each loop

Perulangan yang digunakan untuk melintasi koleksi (collection) di Java. Hal ini lebih mudah digunakan dan sederhana untuk perulangan. karena kita tidak perlu kenaikan nilai(increment) dan menggunakan notasi subscript. for-each bekerja pada elemen dasar tidak indeks dan mengembalikan elemen satu persatu dalam variabel didefinisikan.

Syntax

for(Type var:array){  
    // code yang akan dieksekusi 
}

Contoh perulangan for-each


public class ContohForEach {  
    public static void main(String[] args) {  
        int arr[]={12,32,45,56,87};  
        for(int i:arr){  
            System.out.println(i);  
        }  
    }  
}  

Perulangan while


flowchart while

Syntax

while(kondisi){  
    // code yang akan dieksekusi 
}

Contoh perulangan while


public class ContohWhile {  
    public static void main(String[] args) {  
        int i = 1;  
        while(i < 10){  
            System.out.println(i);  
            i++;
        }  
    }  
}  

Perulangan do while

flowchart do while

Syntax

do{  
    // code yang akan dieksekusi 
}while(kondisi);

Contoh perulangan do while


public class ContohDoWhile {  
    public static void main(String[] args) {  
        int i = 1;  
        do{  
            System.out.println(i);
            i++;
        }while(i < 10);
    }  
}  

Apakah kalian tahu perbedaan penggunaan while dan do while?


Challenge Perulangan Java
Buatlah sebuah program dengan menggunakan perulangan dalam java agar menghasilkan output sebagai berikut.
*****
****
***
**
*

Sekian tutorial dan contoh program perulangan dalam java kali ini, Silahkan tinggalkan komentar.

Tutorial Membuat Koneksi Database dengan Java Netbeans

Tutorial membuat koneksi database pada bahasa pemrograman java - Pada tutorial kali ini kita akan belajar membuat koneksi database  beserta contoh pengambilan record. Pertama silahkan buat sebuah database dengan nama db_barang. dan buat  1 (satu) buah tabel dengan nama "daftarbarang".

tabel barang

/**
 *
 * @author Akira
 */
public class ConnectionManager {

    private Connection con_m= null;

    public ConnectionManager(){
        try {
            String driver = "org.postgresql.Driver";
            String database = "db_barang";
            String url = "jdbc:postgresql://localhost:5432/"+ database;
            String username = "postgres";
            String password = "postgres";
            
            Class.forName(driver);
            con_m = DriverManager.getConnection(url, username, password);
            System.out.println("Connection Success !!!");
        } catch (ClassNotFoundException ex) {
            System.out.println("Class Not Found\n"+ex.toString());
        } catch (SQLException ex) {
            System.out.println("ERROR SQL\n"+ex.toString());
        }
    }

    public Connection getConnection() {
        return con_m;
    }
 
}

Bagi kalian yang menggunakan database selain PostgreSQL, silahkan ubah driver dan url pastikan juga kalian sudah melakukan import library databasenya.

driver connection java

Buat sebuah class dengan nama "Barang", class Barang ini saya sebuat sebagai entity class yang berisikan variabel dan method setter dan getter.

import java.io.Serializable;

/**
 *
 * @author user
 */
public class Barang implements Serializable{
    private long sequenceindex;
    private String kodebarang, namabarang;
    private short jumlah;
    private double harga;

    public long getSequenceindex() {
        return sequenceindex;
    }

    public void setSequenceindex(long sequenceindex) {
        this.sequenceindex = sequenceindex;
    }
    public String getNamabarang() {
        return namabarang;
    }

    public void setNamabarang(String namabarang) {
        this.namabarang = namabarang;
    }

    public String getKodebarang() {
        return kodebarang;
    }

    public void setKodebarang(String kodebarang) {
        this.kodebarang = kodebarang;
    }

    public short getJumlah() {
        return jumlah;
    }

    public void setJumlah(short jumlah) {
        this.jumlah = jumlah;
    }

    public double getHarga() {
        return harga;
    }

    public void setHarga(double harga) {
        this.harga = harga;
    }

}

Buatlah sebuah interface dengan nama IBarang.

import java.sql.SQLException;
import java.util.List;
/**
 *
 * @author Akira
 */

public interface IBarang {

    public List getAllData() throws SQLException;

}

Buatlah sebuah class dengan nama BarangSQL. Class BarangSQL merupakan implements dari IBarang.

import java.sql.Connection;
import java.sql.ResultSet;
import java.sql.SQLException;
import java.sql.Statement;
import java.util.ArrayList;
import java.util.List;
/**
 *
 * @author Akira
 */

public class BarangSQL implements IBarang {

    private Connection con_m = new ConnectionManager().getConnection();

    public List getAllData() throws SQLException{
        String query = "SELECT * FROM daftarbarang";
        Statement st = null;
        ResultSet rs = null;
        List list = new ArrayList<>();
        try {
            st = con.createStatement();
            rs = st.executeQuery(query);
            while(rs.next()){
                Barang obj = new Barang();
                obj.setSequenceindex(rs.getLong("sequenceindex");
                obj.setKodebarang(rs.getString("kodebarang");
                obj.setNamabarang(rs.getString("namabarang");
                obj.setJumlah(rs.getShort("jumlah");
                obj.setHarga(rs.getDouble("harga");
                list.add(obj)
            }
            return list;
        }catch(SQLException ex){
            ex.printStackTrace();
        }finally{
            if(st!=null){
                st.close();
            }
            if(rs!=null){
                rs.close();
            }
            if(con!=null){
                con.close();
            }
        }
    }
}

Untuk melakukan test pengambilan data tersebut, buatlah class dengan nama TestBarang.

import java.sql.SQLException;
import java.util.ArrayList;
import java.util.List;
/**
 *
 * @author Akira
 */

public class TestBarang {

    private void getBarang(){
        try {
            IBarang sql = new BarangSQL();
            List barang = sql.getAllData();
            for(Barang brg : barang){
                System.out.println("Kode Barang : "+brg.getKodebarang);
                System.out.println("Nama Barang : "+brg.getNamabarang);
                System.out.println("Jumlah      : "+brg.getJumlah);
                System.out.println("Harga       : "+brg.getHarga);
                System.out.println();
            }
        } catch (SQLException ex) {
            ex.getMessage();
        }
    }

    public static void main(String[] args){
        TestBarang obj = new TestBarang();
        obj.getBarang();
    }

}

Penjelasan lebih lengkap mengenai source code diatas, akan kami bahas pada artikel berikutnya.
Sekian tutorial membuat koneksi database pada pemrograman java. Silahkan tinggalkan komentar anda.

Tutorial Membuat Form Login dengan Bahasa Pemrograman Java

form login java netbeans
Tutorial membuat form login dengan bahasa pemrograman java sangat mudah, pada kesempatan kali ini saya berbagi tips untuk membuat tampilan login tanpa menggunakan fasilitas drag and drog yang terdapat di netbeans. Form login biasanya digunakan sebagai verifikasi atau authentication sebuah aplikasi, dengan form login, akses aplikasi lebih terkontrol.

Berikut ini source code class java untuk membuat form login :

import java.awt.*;
import javax.swing.*;
/**
 *
 * @author Akira
 */
public class FormLogin extends JFrame{

    private JTextField f_User;
    private JPasswordField f_Pass;
    private JButton login, batal;
    
    public FormLogin(){
        setSize(350, 200);
        setResizable(false);
        setDefaultCloseOperation(EXIT_ON_CLOSE);
        setLocationRelativeTo(null);
        userInterface();
        setVisible(true);
    }
    
    private void userInterface(){
        JLabel judul = new JLabel("Form Login");
        judul.setHorizontalAlignment(JLabel.CENTER);
        judul.setFont(new Font("Lucida Calligraphy", Font.PLAIN, 17));
        getContentPane().add(judul, "North");
        
        JPanel panComp = new JPanel();
        panComp.setLayout(new FlowLayout(FlowLayout.CENTER, 10, 10));
        
        JLabel user = new JLabel("Username");
        user.setPreferredSize(new Dimension(110, 25));
        user.setFont(new Font("Lucida Calligraphy", Font.PLAIN, 14));
        panComp.add(user);
        
        f_User = new JTextField();
        f_User.setPreferredSize(new Dimension(210, 25));
        panComp.add(f_User);
        
        JLabel pass = new JLabel("Password");
        pass.setPreferredSize(new Dimension(110, 25));
        pass.setFont(new Font("Lucida Calligraphy", Font.PLAIN, 14));
        panComp.add(pass);
        
        f_Pass = new JPasswordField();
        f_Pass.setPreferredSize(new Dimension(210, 25));
        panComp.add(f_Pass);
        
        getContentPane().add(panComp);
        
        JPanel panButton = new JPanel();
        panButton.setLayout(new FlowLayout(FlowLayout.CENTER, 10, 10));

        login = new JButton("Login");
        panButton.add(login);
        
        batal = new JButton("Batal");
        panButton.add(batal);
        
        getContentPane().add(panButton, "South");
    }
    
    public static void main(String[] args){
        FormLogin form = new FormLogin();
    }
}

Source code diatas digunakan untuk membuat form login dan belum ditambahkan Action pada Button. Untuk Action Button, tambahkan implements ActionListener pada baris public class FormLogin extends JFrame. Pada baris yang telah ditambahkan tadi tekan ALT + ENTER pilih Add Import for java.awt.event.ActionListener selanjutnya tekan ALT + ENTER sekali lagi pilih Implement all abstract methods

Tambahkan login.addActionListener(this); dibawah baris login = new JButton("Login"); dan batal.addActionListener(this); di bawah baris batal = new JButton("Batal");, method addActionListener digunakan untuk menambahkan aksi pada tombol.

Pada bagian paling bawah Netbeans akan terbentuk method public void actionPerformed(ActionEvent e). Masukkan source code berikut :

    @Override
    public void actionPerformed(ActionEvent e) {
        if(e.getSource()==login){
            String pass = String.valueOf(f_Pass.getPassword());
            if(f_User.getText().equals("admin") && pass.equals("admin")){
                JOptionPane.showMessageDialog(null, "Berhasil Login");
            }else{
                JOptionPane.showMessageDialog(null, "Gagal Login");
            }
        }else if(e.getSource()==batal){
            System.exit(0);
        }
    }

Penjelasan dari source code diatas :
  • Jika klik tombol login maka akan dilakukan pengecekan (jika username = admin dan password = admin maka akan muncul dialog dengan keterangan Berhasil Login, jika tidak maka akan muncul dialog dengan keterangan Gagal Login.
  • Jika klik tombol batal maka form login akan ditutup.

Tips :
Gunakan look and feels agar form terlihat lebih indah.

Sekian tutorial cara membuat form login dengan menggunakan bahasa pemrograman java kali ini. Silahkan tinggalkan komentar.